Penelitian Geofisika Terpadu Kompleks di Panasbumi Gunung Pandan

Pada tanggal 27 Oktober – 5 November 2018, tim BRAVO GRC melakukan akuisisi data di kompleks Gunung Pandan, Bojonegoro, Jawa Timur dalam rangka penelitian terpadu guna mendapatkan informasi mengenai sistem panasbumi di kompleks gunung tersebut. Akuisisi data dilakukan untuk 6 jenis metode, yaitu gravity, geolistrik, magnetik, GPR, penginderaan jauh, dan geokimia.

Magnetik

Pengambilan data magnetik dilakukan di sekitar kompleks Gunung Pandan pada setiap titik stasiun pengambilan data yang berjumlah sebanyak 85 titik. Pengukuran magnetik di setiap titik ini dilakukan pengulangan dengan masing-masing titik sebanyak tiga kali pengulangan. Tujuan yang ingin dicapai oleh Tim BRAVO GRC dalam penelitian magnetik di kompleks Gunung Pandan ini adalah untuk mendapatkan pola kemenerusan reservoar panasbumi berdasarkan data magnetik. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mendapatkan data variasi medan magnetik guna mengetahui temporal change medan magnetik dari penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya, yaitu penelitian ynag dilakukan oleh ESDM pada tahun 2012 dengan penelitian yang dilakukan sekarang.

Akuisisi Data Magnetik

Gravity

Pengambilan data gravity ini dilakukan pada stasiun pengambilan data dengan jumlah sebanyak 85 titik. Tujuan yang ingin dicapai oleh Tim BRAVO GRC dalam penelitian gravity di kompleks Gunung Pandan adalah untuk mengetahui bagaimana sistem panasbumi yang berada di kompleks gunung ini.

 

Akuisisi Data Gravity

Geokimia

Pengambilan data geokimia dilakukan dengan cara pengambilan sampel yang berupa air panas dari manifestasi air panas yang terletak di sekitar kompleks gunung Pandan tersebut. Pada kompleks Gunung Pandan, terdapat 6 manifestasi air panas yang tersebar di 2 lokasi, yaitu 2 masifestasi di Banyu Kuning dimana manifestasi air panas ini terlihat muncul di aliran sungai serta 4 manifestasi di Selogajah, dimana manifestasi air panas ini merupakan manifestasi air panas yang langsung muncul dari dalam tanah.

Pengambilan Sampel Air Panas untuk Uji Geokimia

Geolistrik

Pengambilan data geolistrik dilakukan dengan menggunakan metode Schlumberger dengan jumlah grid sebanyak 16. Tujuan dari penelitian geolistrik di kompleks Gunung Pandan yang dilakukan oleh Tim BRAVO GRC ini adalah untuk mengidentifikasi sebaran air panas sehingga data geolistrik ini nantinya dapat diintegrasi dengan hasil penelitian metode lainnya guna memperkuat interpretasi sebaran air panas di kompleks Gunung Pandan, mengetahui pola struktur bawah permukaan serta lapisan akuifer kompleks Gunung Pandan.

Akuisisi Data Geolistrik

GPR

Pengambilan data GPR dilakukan pada 4 zona manifestasi dengan jumlah line sebanyak 21 line. Tujuan dari pengambilan data GPR di kompleks Gunung Pandan yang dilakukan oleh Tim BRAVO GRC ini adalah untuk mengidentifikasi sebaran air panas, sehingga data GPR ini nantinya dapat diintegrasi dengan hasil penelitian metode lainnya guna memperkuat interpretasi sebaran air panas di kompleks Gunung Pandan.

 

Penginderaan jauh

Tujuan dari pengambilan data penginderaan jauh pada penelitian ini adalah untuk mendeteksi dan memetakan suhu permukaan daerah panasbumi Pandan.