FIELD WORK OF PHYSICAL VOLCANOLOGY – KELUD

Pada 10 November 2018, tim BRAVO GRC mengadakan fieldwork of physical volcanology ke Gunung Kelud. Gunung Kelud secara administratif terletak di perbatasan Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang. Puncaknya berada pada ketinggian 1717 (meter dpal). Gunung ini tercatat sebagai gunung yang sangat aktif. Menurut penelitian selama seratus tahun terakhir ini, sudah tercatat banyaknya letusan hampir 40 kali. Pada field work kali ni, stop site yang didatangi pertama kali adalah Pos Pemantauan Gunung Kelud. Selama kunjungan ke Pos Pemantauan Gunung Kelud, tim BRAVO GRC banyak berdiskusi dengan kepala pos pemantauan mengenai status dan kondisi Gunung Kelud. Selain itu, tim BRAVO GRC dan pihak pos pemantauan juga berdiskusi mengenai edukasi bahaya letusan gunung api dan cara evakuasi diri bagi masyarakat sekitar. Rencananya, tim BRAVO GRC dan pihak Pos Pengamatan Gunung Api akan mengadakan pertemuan rutin untuk mitigasi bencana antara pihak akademisi, masyarakat, pos pengamatan, pemerintah, tim SAR dan tim logistik.

Tim BRAVO GRC bersama Kepala Pos Pemantauan Gunung Kelud

Selain tim BRAVO GRC, field work kali ini juga dimanfaatkan oleh mahasiswa Universitas Brawijaya yang mengambil mata kuliah Fisika Gunung Api untuk mengenal dan mengamati lebih dekat gunung api yang ada di Indonesia. Sebanyak 38 mahasiswa aktif berdiskusi dan bertanya kepada petugas Pos Pemantauan demi mendapatkan informasi mengenai Gunung Kelud. Selain untuk menggali informasi mengenai Gunung Kelud, para mahasiswa juga belajar melakukan akuisisi data geofisika dengan menggunakan metode magnetik. Diharapkan dengan adanya kegiatan field work ini, mahasiswa beserta Tim BRAVO GRC dapat mendapatkan informasi mengenai Gunung Kelud baik melalui pengamatan visual, melalui diskusi dan tanya jawab, serta melalui hasil akuisi data magnetik.

Mahasiswa Universitas Brawijaya di Pos Pemantauan Gunung Kelud

Ketua BRAVO GRC memberikan pengarahan kepada mahasiswa Universitas Brawijaya

Ketua BRAVO GRC memantau mahasiswa yang sedang mengakuisisi data magnetik